Sinjai.Info, Sinjai Timur,– Mahdi (60 tahun) dan istrinya, Hartati, hanya bisa pasrah melihat Sapi yang mereka pelihara dengan tekun mati di tangan kawanan pencuri ternak. Pencuri ini beraksi pada Jumat (16/1/2026) dinihari di Desa Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur.
Awalnya Mahdi menambatkan sapinya di sekitar rumah kebun miliknya. Namun keesokan harinya, Jumat, sekitar pukul 07.00 Wita, istrinya mendapati sapi tersebut sudah tidak berada di lokasi penambatan. Setelah dicari akhirnya Sapi tersebut ditemukan dalam kondisi hanya menyisakan isi perut.
Polsek Sinjai Timur yang dipimpin AKP Muksin Sirajuddin, saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kasus tersebut.
Namun untuk para pemilik sapi, berikut beberapa tips praktis dan realistis yang dapat dilakukan agar terhindar dari pencurian, terutama di wilayah pedesaan:
- Pastikan kandang berada dekat dengan rumah atau area yang mudah diawasi
- Gunakan kunci ganda pada pintu kandang, terutama pada malam hari
- Pasang lampu penerangan di sekitar kandang agar tidak gelap
- Bentuk atau aktifkan ronda malam bersama warga
- Hindari menggembalakan sapi di tempat sepi dan jauh dari pemukiman tanpa pengawasan
- Usahakan sapi dikandangkan pada malam hari, bukan dibiarkan di kebun atau ladang terbuka
- Gunakan lonceng atau kalung besi pada sapi agar mudah terdeteksi bila berpindah
- Bila memungkinkan, pasang kamera CCTV sederhana atau alarm di sekitar kandang
- Jika sapi hilang, segera laporkan ke kepala desa dan pihak kepolisian, jangan menunggu berhari-hari.
*Tips ini dikutip dari berbagai sumber, dan diolah menggunakan AI.
(ZAR)