Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Lonjakan harga dan stok barang menipis, adalah dua masalah klasik yang kerap terjadi saat bulan Ramadan utamanya menjelang Hari Raya Idulfitri.
Guna mengantisipasi hal tersebut, Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman, meminta Dinas Perindag ESDM Kabupaten Sinjai melakukan monitoring harga bahan pokok secara rutin untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga.
Kemudian menggelar operasi pasar sebagai salah satu cara menekan lonjakan harga. Untuk melakukannya, Andi Jusman menyerukan pentingnya koordinasi lintas sektor.
“Disperindag juga harus melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti bulog, produsen dan distributor untuk memastikan ketersediaan barang. Kemudian mengawasi pasar untuk mencegah penimbunan barang dan cara-cara tidak sehat lainnya,” terang politisi Partai Nasdem ini.
Keberadaan tim pemantau harga jelasnya, juga menjadi instrumen penting dalam mengantisipasi lonjakan harga.
“Masyarakat tentu berharap stok sembako aman dengan harga yang terjangkau. Inilah yang perlu diawasi ketersediaannya” tandas Ketua DPRD.
Sementara itu Plt. Kadis Perindag ESDM Sinjai Andi Mandasini, kepada Sinjai Info, Senin (2/3/2026) sore mengaku pihaknya secara rutin menggelar kegiatan pangan murah di bulan Ramadan.
“Pekan lalu sudah kami laksanakan gerakan pangan murah, dan pekan ini tepatnya hari Kamis juga akan kami gelar dengan bekerjasama pihak Kejaksaan Negeri Sinjai,” jelas Andi Mandasini.
Gerakan pangan murah ini ungkapnya bertujuan agar konsumen mampu membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. (ZAR)