Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) masih terjadi di semua SPBU yang ada di Kabupaten Sinjai. Pantauan Sinjai Info di SPBU Biringere, Sabtu (28/3/2026) pagi, antrean kendaraan bermotor memenuhi bahu jalan di Jalan Persatuan Raya, dan Jalan Veteran.
Untuk mengurai kemacetan, Polres Sinjai melalui Satlantas menerjunkan personel di depan pintu masuk SPBU agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalan poros Sinjai-Bulukumba ini.
Sementara itu Plt. Kadis Perindag dan ESDM Kabupaten Sinjai Andi Mandasini, mengakui adanya antrean kendaraan di SPBU hingga saat ini. Pihaknya juga sudah menerjunkan tim untuk mengumpulkan data di semua SPBU terkait kondisi tersebut.
“Tim kami sudah turun ke SPBU dan mengumpulkan beberapa fakta terkait penyebab antrean panjang tersebut. Salah satunya karena ada pengurangan pasokan BBM dari Pertamina,” ungkapnya kepada Sinjai Info, Sabtu pagi.
Hal ini dibenarkan Analis Perdagangan Dinas Perindag dan ESDM Kabupaten Sinjai Burhanuddin, yang turun langsung mengumpulkan data di SPBU.
“Yang pertama kami laporkan adalah adanya pengurangan jatah dari Pertamina. SPBU meminta pasokan 16 kiloliter namun hanya diberikan 8 kiloliter. Kemudian yang kedua adalah tingginya permintaan karena faktor arus mudik dan arus balik lebaran idulfitri,” terang Burhanuddin.
Hal lain ungkapnya yang ditemukan di lapangan adalah panic buying. Konsumen khawatir BBM akan habis sebagai dampak perang Iran vs AS-Israel.
“Saat turun memantau kami juga ingatkan pengelola SPBU tentang prosedur standar yang wajib dilakukan, salah satunya penggunaan identitas atau seragam resmi oleh karyawan SPBU saat melayani konsumen,” tandasnya.
Penggunaan BBM di Kabupaten Sinjai selama ini memang cukup tinggi. Bukan hanya digunakan oleh kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, namun juga oleh para petani yang menggunakan mesin pertanian, serta para nelayan di Kecamatan Sinjai Utara, Sinjai Timur, dan Tellulimpoe. (ZAR)