Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 belum maksimal dijalankan oleh pelaksana proyek Sekolah Rakyat di Kabupaten Sinjai. Pasalnya untuk kali kedua truk pengangkut material kelengkapan Sekolah Rakyat mengalami insiden kecelakaan di tanjakan Tanassang, jalan poros menuju Kantor Bupati Sinjai di Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara.
Insiden kedua ini terjadi pada Selasa (26/5/2026 pagi tadi. Sebuah mobil truk Dyna 6 roda berwarna kuning bernomor polisi DW 8649 BN, tiba-tiba mundur saat akan menanjak di jalur ekstrem tersebut. Truk ini bermuatan berat yang isinya material untuk sekolah rakyat. Beruntung sopir dengan sigap mampu mengendalikan mobilnya sehingga tidak terbalik.
Warga sekitar yang kerap melintas di jalur itu mengaku resah karena kendaraan berat masih nekat melintas, meski telah terpasang rambu larangan bagi kendaraan bermuatan berat.
“Sudah sering kejadian di situ. Padahal ada larangan kendaraan berat melintas, tapi masih saja dipakai lewat,” protes Akmal.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tanassang, Sertu Ishak turut menyayangkan kejadian tersebut. Ia menilai pengawasan terhadap kendaraan proyek masih sangat lemah. “Beruntung dari kejadian itu tidak ada korban,” tambah Sertu Ishak.
Ia berharap pihak pelaksana proyek pembangunan Sekolah Rakyat lebih memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya dalam pengaturan jalur distribusi material proyek agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
Diketahui, kejadian serupa juga terjadi pada Selasa lalu, 19 Mei 2026. Saat itu sebuah mobil truk Dyna 6 roda bermuatan material proyek pembangunan Sekolah Rakyat hilang kendali dan terbalik di jalan yang sama. (ZAR)