Banjir dan Longsor Terjang Sinjai Timur, 3 Rumah Rusak dan Jalan Poros Tertutup

Plt. Kepala BPBD Sinjai Andi Ariany Djalil (jaket merah) melihat kondisi rumah milik warga di Desa Sanjai yang tertimpa tanah longsor (FOTO: kari)

Sinjai.Info, Sinjai Timur, – Hujan deras sejak Kamis (4/6/2026) dinihari memicu banjir dan longsor di beberapa titik Kecamatan Sinjai Timur. Tiga rumah warga rusak berat dan akses Jalan Poros Desa Sanjai–Lasiai tertutup material longsor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi mulai pukul 04.00 WITA itu.

Longsor terparah terjadi di Dusun Jahung-Jahung, Desa Sanjai, sekitar pukul 04.00 WITA. Rumah milik Abe (65 tahun) petani, terseret longsoran tanah hingga rusak parah. Kerugian ditaksir Rp100 juta. Penghuni rumah langsung mengungsi begitu melihat tanah mulai bergerak.

Sekitar pukul 05.30 WITA, longsor susulan disertai pohon tumbang kembali terjadi di titik yang sama. Material menutup total akses jalan poros yang menghubungkan Desa Sanjai dan Desa Lasiai, sehingga kendaraan tidak bisa melintas.

Bencana serupa juga melanda Dusun Wae Tuwo, Desa Lasiai. Pukul 05.00 WITA, longsor menimpa rumah Illang (60 tahun) petani, hingga rusak berat dengan kerugian Rp70 juta. Tidak jauh dari lokasi, rumah Hame (60 tahun) juga tertimpa longsor dan mengalami kerusakan serupa senilai Rp60 juta.

Selain longsor, banjir Sungai Wae Tuwo merusak dinding rumah Baco (50 tahun) warga setempat. Kerugian akibat banjir ditaksir Rp1,5 juta.

PLT Kepala BPBD Sinjai Andi Ariyani Djalil mengatakan, bencana dipicu intensitas hujan tinggi dan lama ditambah kondisi geografis Sinjai Timur yang memang rawan longsor. “Tidak ada korban jiwa, tapi beberapa rumah rusak dan akses jalan terputus. Warga yang tinggal di zona rawan sudah diimbau mengungsi sementara,” jelasnya.

BPBD bersama warga dan aparat setempat kini fokus membersihkan material longsor agar akses jalan bisa kembali dibuka. Sementara pemilik rumah rusak masih mengungsi di rumah kerabat. (Kari)