Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Pelaksanaan Hak Interpelasi DPRD Sinjai berlangsung hingga Jumat (10/7/2026) malam. Meski hanya berisi tiga poin utama yang dipertanyakan DPRD Sinjai dan telah dijawab secara keseluruhan oleh Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, namun beberapa dari jawaban tersebut justru memantik pertanyaan baru dari anggota DPRD Sinjai.
Semisal pengisian jabatan Kepala Puskesmas Bulupoddo yang saat ini dijabat oleh dr. Anita. Anggota DPRD Sinjai, Andi Rusmiati Rustam, justru mempertanyakan alasan Bupati Sinjai memilih Anita sebagai Kepala Puskesmas yang menurutnya pernah viral soal pelayanan.
“Kepala Puskesmas yang baru ini kan pernah viral dan diprotes keluarga pasien di Bulupoddo karena tidak meminjamkan mobil ambulans dengan alasan BBM habis. Masih lebih baik kepala puskesmas sebelumnya menurut saya,” terang Andi Rusmiati Rustam.
Kemudian anggota DPRD lainnya, Sulkifli, memprotes jawaban Bupati Sinjai terkait perubahan Peraturan Bupati tentang Penjabaran APBD 2026 yang mengatakan tidak melakukan perubahan struktur APBD berdasarkan Perda tentang APBD 2026.
“Nyatanya terjadi perubahan struktur APBD karena pembiayaan bertambah menjadi Rp52 milyar dari sebelumnya hanya Rp8 milyar. Kemudian membelanjakannya secara langsung ke dalam 12 pos belanja. Bahkan SILPA yang digunakan belum diaudit oleh BPK. Jadi jawaban ibu bupati tidak mengubah struktur APBD itu keliru,” protes Sulkifli, anggota DPRD Sinjai dari Fraksi PPP.
Hingga berita ini diturunkan, beberapa anggota DPRD Sinjai masih mengajukan pertanyaan dan tanggapan atas jawaban yang disampaikan Bupati Sinjai diawal rapat. (ZAR)