Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Departemen Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin menggelar pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Sinjai, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini membahas strategi pengembangan pariwisata Sinjai dengan menghadirkan unsur pemerintah daerah dan akademisi. Juga hadir unsur UMKM, dan perwakilan wartawan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (disparbud) Sinjai H. Andi Mandasini mengatakan, dukungan semua pihak termasuk UMKM dan media massa sangat berperan dalam memajukan wisata.
“Kemudian kita juga perlu mengubah strategi pariwisata. Selain objek wisata yang dikelola pemerintah, yang dikelola swasta juga perlu dilirik dan dikembangkan. Kemudian kami juga akan memperbanyak even di lokasi wisata,” terang Kadisparbud Sinjai.
Sementara itu Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menekankan, pentingnya pelibatan semua unsur dalam memajukan kepariwisataan karena bicara pariwisata harus dimulai dari hulu.
“Kehadiran perguruan tinggi sangat penting karena berbasis research. Ada penelitian. Sehingga kolaborasi dan sinergi harus hadir membersamai,” kata Bupati.
Dalam sesi paparan dan diskusi, salah satu Dosen Unhas menyoroti sejumlah potensi wisata Sinjai yang selaras standar ASEAN, yakni Hutan Mangrove Tongke-tongke, Desa Wisata Barania, Taman Purbakala Batu Pake Gojeng, dan Pulau Larea-rea.
Turut hadir pada kegiatan ini, Ketua Departemen Ilmu Hubungan Internasional FISIP Unhas Prof. Seniwati, Ph.D, Ketua Lab Hubungan Internasional FISIP Unhas Dr. Adi Suryadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sinjai, Lukman Dahlan, serta Dr. Pieter, salah satu Dosen dari Australia. (ZAR)