Sinjai.Info, Sinjai Utara,— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai menetapkan Status Siaga Darurat menyusul kekeringan yang melanda lahan pertanian di Kelurahan Tassililu, Kecamatan Sinjai Barat.
Kepala BPBD Sinjai, Muhammad Arfa, menyebut luas sawah terdampak diperkirakan mencapai 100 hektar berdasarkan pendataan awal.
“Dengan adanya informasi lahan kekeringan ini, BPBD sudah menerbitkan SK Bupati terkait status siaga darurat. Kami juga terus menyebarkan informasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujar Arfa, Senin (7/9/2026) pagi.
Langkah lanjutan yang dilakukan BPBD meliputi peringatan dini kepada masyarakat, koordinasi dengan pemadam kebakaran dan dinas teknis, serta penyiapan bantuan penyiraman dan pengadaan pompa air bagi petani terdampak.
Hingga saat ini dampak kekeringan masih terbatas pada sektor persawahan. BPBD akan terus memantau perkembangan untuk mengantisipasi meluasnya dampak ke sektor perkebunan dan wilayah lain di Sinjai.
Di Kecamatan Sinjai Barat, selain Kelurahan Tassililu, Desa Bonto Salama juga mengalami kesulitan pasokan air di area persawahan. Ini karena turunnya debit air pada 3 sungai utama di wilayah tersebut.
Tim liputan:
Alif, Nurain, Izza, Zaenal
(Mahasiswa PPL UIAD Sinjai)