Sinjai.Info, Sinjai Timur,– Laporan warga atas kasus kematian ayam kampung secara tiba-tiba di Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, direspons cepat pihak kepolisian.
Kapolsek Sinjai Timur AKP Muksin Sirajuddin bersama Waka Polsek Ipda Nurdin, Kanit Binmas Aiptu Amrullah, dan Bhabinkamtibmas Aipda Muh. Sabir mendatangi lokasi kejadian di Dusun Baccara, Desa Tongke-Tongke, Rabu (7/10/2026).
Di lokasi tersebut, sebanyak 20 ekor ayam milik warga ditemukan mati mendadak. Kasus serupa juga terjadi di Desa Kaloling dengan jumlah sekitar 10 ekor ayam mati.
Berdasarkan keterangan warga setempat, kematian ayam terjadi dalam kurun waktu kurang lebih dua minggu terakhir dengan gejala yang diduga mengarah pada penyakit flu burung.
“Menindaklanjuti informasi masyarakat terkait kematian ayam yang diduga flu burung, kami langsung turun ke lokasi,” ujar AKP Muksin Sirajuddin.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) untuk penanganan lebih lanjut guna mencegah penyebaran.
Dari hasil koordinasi, Puskeswan dijadwalkan turun ke lokasi sore ini untuk melakukan pemeriksaan dan penyemprotan disinfektan pada rumah serta kandang ayam milik warga yang terdampak.
Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya peternak ayam, agar segera melapor jika menemukan ayam sakit atau mati tiba-tiba, serta menjaga kebersihan kandang dan lingkungan untuk mencegah penyebaran penyakit. (Kari/ZAR)