Siswa MAN 2 Sinjai Telusuri Jejak Sejarah Perjanjian Topekkong, Kolaborasi Tiga Mata Pelajaran

Outing class siswa MAN 2 Sinjai dipusatkan di Situs Perjanjian Topekkong di Kecamatan Sinjai Utara (FOTO: Izza)

Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Sinjai menggelar kegiatan kunjungan lapangan ke Situs Sejarah Perjanjian Topekkong yang berlokasi di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kegiatan outing class atau belajar di luar kelas ini menjadi bentuk pembelajaran kontekstual untuk mendekatkan siswa pada sejarah dan budaya lokal.

Guru pengampu mata pelajaran Riset MAN 2 Sinjai, Nurhudaya, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan hasil kolaborasi antar mata pelajaran, yakni Sejarah, Riset, dan Geografi dengan melibatkan sejumlah guru pengampu lainnya.

“Kegiatan kunjungan lapangan ini adalah bentuk kolaborasi antar-mapel. Tujuannya untuk memperluas wawasan siswa, karena banyak cakupan budaya lokal di Kabupaten Sinjai yang masih minim dieksplorasi,” ujar Nurhudaya saat ditemui di lokasi situs, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, banyak siswa yang selama ini hanya mengenal nama “Topekkong” di sekitar kawasan ‘Lampu Merah’ tanpa mengetahui keberadaan situs sejarah Perjanjian Topekkong yang sesungguhnya. Padahal, situs tersebut berada di daerah Topekkong, perbatasan Sinjai Utara dan Bongki Lengkese Sinjai Timur. Situs ini menyimpan nilai sejarah penting tentang pertemuan Raja Bone dan perwakilan Raja Gowa yang difasilitasi Raja-raja Sinjai.

Pemerhati Budaya Sinjai, Zainal Abidin, saat menjelaskan sejarah perjanjian Topekkong kepada puluhan siswa MAN 2 Sinjai (FOTO: Alif)

Melalui kunjungan langsung ini ungkapnya, siswa diajak mempelajari isi dan latar belakang perjanjian secara valid langsung dari sumbernya, bukan hanya dari informasi luar.

Nurhudaya berharap kegiatan ini membawa dua manfaat utama. Pertama, siswa memperoleh pengetahuan sejarah yang valid. Kedua, ada luaran akademis yang terukur.

“Khusus untuk kelas X.2, ada tugas dari guru sejarah dan tugas penyusunan satu proposal judul penelitian untuk mata pelajaran Riset yang dikerjakan secara berkelompok,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu siswi peserta, Nur Asyifa, siswi kelas X.1 MAN 2 Sinjai, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Tujuan saya ke Situs Perjanjian Topekkkong ini untuk mengetahui sejarahnya, memahami asal-usulnya, serta mengenali nilai budaya dan peninggalan sejarah yang ada,” kata Asyifa, yang baru kali pertama berkunjung di Situs Topekkong.

Ia berharap, pengetahuan yang didapat dari kunjungan ini tidak berhenti pada dirinya sendiri.

“Semoga kunjungan ini bisa memberi pengetahuan baru tentang sejarah Sinjai dan membuat kami generasi mendatang terus menghargai, menjaga, serta melestarikan warisan budaya daerah,” tutupnya.

Setelah di Situs Perjanjian Topekkong, outing class dilanjutkan di Taman Purbakala Batu Pake Gojeng.

Tim Liputan:
Alif, Nurain, Izza (mahasiswa PPL UIAD Sinjai)