Sinjai.Info, Sinjai Timur,– Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif bersama nelayan Tongke-tongke Sinjai Timur, kompak menyebut kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Menteri Koperasi di Kabupaten Sinjai adalah berkah bagi nelayan. Terlebih ungkap Bupati, ada penandatanganan nota kesepahaman yang akan memperkuat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sinjai.
“Kehadiran pak menteri adalah berkah dan rezeki bagi para nelayan Sinjai. Pertumbuhan ekonomi Sinjai 11,6 persen. Melampaui target nasional. Melalui MoU dan SKB ini diharapkan makin menguatkan ekonomi Sinjai. Bukan saja sebatas seremoni di atas kertas namun ditindaklanjuti langkah-langkah nyata,” ucap Bupati di hadapan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono, dan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, Jumat (25/9/2026) siang.
Nota Kesepahaman (MoU) dan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dimaksud Bupati adalah MoU dan SKB tata kelola operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), dan MoU Sinergi Program Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dalam Mendukung Optimalisasi Usaha di Sektor Kelautan dan Perikanan. MoU dan SKB ini ditandatangani Menteri KP, Menkop, dan Menteri Keuangan.
“Semoga kehadiran pak menteri kelautan mampu menyelesaikan masalah kelangkaan solar yang dihadapi para nelayan,” ucap Irham, nelayan Tongke-tongke.
Dua anggota Kabinet Merah Putih ini memanfaatkan waktunya di KNMP Tongke-tongke dengan melihat langsung fasilitas yang ada seperti gudang es, kios perbekalan, tempat pendaratan ikan, serta melepas langsung mobil yang membawa 13 ton ikan tuna segar untuk di ekspor. Keduanya didampingi Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, serta unsur Forkopimda. (ZAR)