Sinjai.Info, Sinjai Timur,— Kapolsek Sinjai Timur AKP Mukhsin, mengaku dua hari terakhir ini begadang bersama personelnya untuk mencari pelaku pengadangan di jalan poros Sinjai-Kajang.
“Kami juga berupaya menciptakan rasa aman bagi pengendara bermotor, khususnya yang berkendara di malam hari. Tapi soal kejadian malam lalu, silakan koordinasi ke Humas Polres Sinjai,” kata AKP Mukhsin, Selasa (22/9/2026) pagi.
Sebelumnya, seorang perempuan berinisial WH diduga menjadi korban penganiayaan dan dugaan pelecehan seksual di Jl. Poros Sinjai-Kajang, Desa Pasimarannu, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 23.30 WITA. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Sinjai.
Laporan polisi dibuat oleh JM (47 tahun), warga Dusun Takkalala, Desa Sanjai, pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 17.00 WITA dengan nomor LP/B/313/IX/2026/SPKT/Polres Sinjai/Polda Sulsel. Terlapor masih dalam lidik.
Berdasarkan laporan, peristiwa bermula saat korban berboncengan dengan saksi AN (27 tahun) hendak pulang. Di perjalanan, sepeda motor korban dipepet oleh terlapor hingga ditendang dan terjatuh.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka lebam di wajah dan patah tulang tangan kanan. Saat korban terjatuh, terlapor diduga melakukan pelecehan seksual.
Aksi terlapor berhenti setelah saksi SM (52 tahun) datang memberikan pertolongan. Terlapor kemudian melarikan diri dari lokasi.
Atas kejadian itu, pihak pelapor merasa keberatan dan melaporkan ke Polres Sinjai untuk proses lebih lanjut. (ZAR)