Sinjai.Info, Jakarta, – Di tengah hiruk pikuk Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Selasa (11/8/2026) pagi, tenda-tenda kontingen Kwarcab Sinjai berdiri lebih cepat dari perkiraan.
Ada cerita di balik itu.
Saat bus yang mengangkut peserta dan perlengkapannya dilarang masuk ke lokasi perkemahan, kepanikan sempat muncul. Jarak dari lapangan utama ke tenda cukup jauh, khususnya kemah putra yang jaraknya sekira 3 kilometer. Sementara barang harus segera diturunkan.
Beruntung, bantuan datang dari “orang sendiri”.
Bripka Ebin Andrianto, personel Mako Brimob Polri yang bertugas di Depok, datang bersama rekannya. Ia mengerahkan mobil mini bus dan beberapa sepeda motor untuk mengangkut tenda, logistik, hingga koper para peserta Kwarcab Sinjai.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Ebin Andrianto yang telah membantu menyiapkan armada. Beliau putra daerah Sinjai yang sangat peduli setiap kali ada orang Sinjai berkegiatan di Cibubur,” ujar Makhyudin Taha, Pimpinan Kontingen Kwarcab Sinjai.
Sosok Ebin memang sudah tak asing bagi warga Sinjai yang merantau ke Jakarta. Pria kelahiran Sinjai Borong ini sudah 13 tahun mengabdi di Korps Brimob Polri.
Ebin adalah alumni SMKN 1 Sinjai. Jenjang pendidikan S1 dan S2-nya diselesaikan di Jakarta. Di kampung halamannya, ia tinggal di Jl. Pendidikan No.47, Kec. Sinjai Borong. Ia juga adik kandung Marliana, Sekretaris Camat Sinjai Borong. Kini ia berumah tangga dengan dr. Fatmawati.
Bagi Ebin, membantu bukan soal jabatan. “Kalau ada orang Sinjai kesusahan di perantauan, masa kita diam saja,” katanya singkat sambil membantu mendirikan tenda.
Di Jamnas XII 2026 ini, kehadiran Ebin menjadi bukti kecil bahwa semangat kekeluargaan orang Sinjai tak pernah padam, sejauh apapun merantau.
Dan untuk kontingen Sinjai, tenda yang berdiri cepat pagi itu bukan hanya tempat berteduh. Tapi juga pengingat: di rantau, kita tidak pernah benar-benar sendiri. (Ags/ZAR)