Sinjai.Info, Sinjai Utara, – Para peternak ayam petelur di Kabupaten Sinjai mengeluh harga telur ayam di pasaran anjlok, sementara harga pakan terus melonjak. Kondisi itu menekan keberlangsungan usaha mereka dan memicu aksi audiensi ke Bupati Sinjai, Selasa (16/6/2026) siang.
Bupati Hj. Ratnawati Arif menerima Asosiasi Peternak Ayam Petelur Sinjai di Rumah Jabatan Bupati. Pertemuan juga dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum H. Burhanuddin, Kepala Bappeda Haerani Dahlan, serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Syamsul Alam.
Ketua Asosiasi Peternak Ayam Petelur Sinjai Jamaluddin mengatakan, harga jual telur turun tajam saat biaya produksi justru naik. “Kami sampaikan ke Ibu Bupati, harga telur turun sementara harga pakan meningkat. Kondisi ini sangat memengaruhi keberlangsungan usaha peternak,” ujarnya.
Para peternak berharap pemerintah daerah memberi arahan strategis agar ada keseimbangan antara harga jual dan biaya produksi. Salah satu solusi yang dibahas adalah menjalin kemitraan antara peternak lokal dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Sinjai.
“Setelah berdiskusi dengan Ibu Bupati, langkah yang bisa ditempuh agar harga telur kembali naik adalah kerja sama peternak dengan SPPG. SPPG punya acuan surat edaran untuk membeli telur dari peternak lokal,” jelas Jamaluddin.
Ia menambahkan, SPPG membeli telur sesuai Harga Eceran Tertinggi pemerintah, yakni Rp26.500 per kilogram. Harga itu diharapkan bisa menstabilkan harga telur di tingkat peternak.
Bupati Ratnawati merespons positif aspirasi peternak. Pemkab Sinjai berkomitmen memfasilitasi pertemuan lanjutan antara peternak dan pihak SPPG untuk membahas teknis kerja sama. “Alhamdulillah, Ibu Bupati sangat merespons. Insya Allah ada pertemuan lanjutan yang difasilitasi Pemda agar teknis kerja sama segera dibahas dan direalisasikan,” kata Jamaluddin.
Melalui kemitraan itu, peternak berharap kebutuhan telur program pemenuhan gizi di Sinjai diprioritaskan dari produksi lokal. Kebijakan ini dinilai bisa menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong pertumbuhan sektor peternakan dan kesejahteraan peternak. (Adv)