Hari Mangrove Sedunia: Tanggapan Ketua DPRD Sinjai dan Aktivis

Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman (pakai topi-duduk) saat berakhir pekan di salah satu tambak warga di Mangarabombang, Sinjai Timur, Minggu (26/7) pagi. (ZAR)

Sinjai.Info, Sinjai Timur,– Kabupaten Sinjai memiliki kawasan Hutan Mangrove utama yang terletak di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur. Luasnya mencapai 173,5 hektar. Fungsi dan status Hutan Mangrove Tongke-tongke adalah sebagai pusat restorasi, kawasan wisata, serta pelindung abrasi pantai. Lokasi ini pernah meraih penghargaan Kalpataru dari Presiden Soeharto dengan tokoh penggerak Mangrove adalah Haji Tayyeb.

Keberadaan Hutan Mangrove di Tongke-tongke harus dijaga dan dilestarikan. Termasuk semua ekosistem Mangrove yang terdapat di pesisir Kecamatan Sinjai Utara, hingga Kecamatan Tellulimpoe.

“Mangrove harus dilestarikan karena berfungsi untuk melindungi garis pantai dari abrasi, menjadi rumah bagi hewan laut, dan fungsinya yang menyerap karbon dioksida,” ucap Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman, ketika dimintai tanggapan pada Minggu (26/7/2026) yang bersamaan dengan peringatan Hari Mangrove Sedunia.

Sebagai sosok yang kerap bersentuhan langsung dengan ekosistem perairan, Andi Jusman sadar betul betapa pentingnya keberadaan hutan mangrove yang ada di Sinjai.

“Kita ini punya tiga kecamatan yang selalu berada dalam ancaman abrasi. Sehingga kita berharap akar pohon bakau tetap menancap kuat di garis pantai Sinjai, karena hanya inilah yang kuat menahan terjangan ombak dan angin kencang agar tanah di pinggir pantai tidak terkikis,” terangnya saat ditemui Sinjai Info di salah satu tambak warga di Mangarabombang, Kecamatan Sinjai Timur.

Pentingnya menjaga keberadaan Mangrove ini juga disampaikan Musaddaq, salah satu penggerak Relawan Mangrove di Sinjai. Bersama komunitasnya, Musaddaq mengaku punya program rutin menanam dan merawat Mangrove.

“Baru-baru ini kami menanam lima ribu tanaman Mangrove di Pantai Mallenreng, Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur. Kemudian secara rutin kami pantau perkembangannnya. Yang rusak kami ganti dengan tanaman baru. Inilah salah satu kontribusi kami bagi keberlangsungan generasi mendatang,” ucap Musaddaq.

Tema Hari Mangrove Sedunia tahun ini adalah “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang”. (ZAR)