Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sinjai, Muh. Akbar Juhamran, membuka kegiatan Diskusi Tatap Muka Pendidikan Pengawas Partisipatif Bawaslu Kabupaten Sinjai Tahun 2026 di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Sinjai, Senin (08/06/2026) pagi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sinjai, Muhammad Arsal Arifin, menyampaikan bahwa pendidikan pengawas partisipatif merupakan salah satu upaya strategis Bawaslu dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengawal seluruh tahapan pemilu. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan guna mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Sementara itu, membacakan sambutan Bupati Sinjai, Kepala Kesbangpol menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas teknis semata, melainkan sebuah ikhtiar mulia untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi pesta demokrasi yang akan datang.
“Pelatihan ini bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat agar semakin peduli terhadap kualitas demokrasi. Kualitas pemilu sangat ditentukan oleh sejauh mana partisipasi aktif dan kesadaran kritis masyarakat dalam mengawal setiap proses yang berlangsung,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui pendidikan pengawas partisipatif, diharapkan dapat lahir warga negara yang tidak hanya cerdas dalam menggunakan hak pilihnya, tetapi juga memiliki keberanian dan kepedulian untuk turut mengawasi jalannya proses demokrasi.
“Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, serta keberanian agar mampu menjadi pengawas partisipatif yang efektif, berintegritas, dan menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugas pengawasan,” lanjutnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sinjai berkomitmen penuh mendukung langkah-langkah Bawaslu dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan berkualitas. (Adv)