Kepala Bappeda Sebut Kawasan Madaya adalah Pioner Pemberdayaan Masyarakat

Kepala Bappeda Sinjai, Haerani Dahlan (dua dari kiri) menjadi narasumber pada acara 'Sewindu Kopi Sinjai'. (FOTO: ZAR/sinjaiinfo)

Sinjai.Info, Sinjai Barat,– Rasa yang lahir dari ketekunan dan pemberdayaan akan abadi, diakui, dan dihargai. Ini kalimat pemantik yang dilontarkan Kepala Bappeda Sinjai, Haerani Dahlan, saat menjadi Narasumber pada Sharing Session ‘Sewindu Kopi Sinjai’, Sabtu (5/9/2026) sore. Acara ini dipusatkan di Kawasan Madaya, Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat.

Kalimat tersebut Ia tujukan untuk Ramli dan Ismail, dua sahabat yang telah berkolaborasi membina petani Kopi di Sinjai selama 8 tahun. Kedua sosok pemuda ini kata Haerani, tak kenal lelah mendampingi petani Kopi di dataran tinggi Sinjai Tengah dan Sinjai Barat.

“Mereka mampu mengubah pandangan petani dari kata ‘sinis’ menjadi penuh ‘optimis’. Semoga akan muncul Ramli dan Ismail lain yang melakukan kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat khususnya petani. Terus berkarya, anak muda,” puji Haerani di hadapan para pengunjung kawasan Madaya.

Sharing Session ini juga dihadiri perwakilan dari PLN, dan salah satu Master Chef Nasional, La Ode Saiful Rahman. Keduanya membeberkan kunci sukses kegiatan pemberdayaan masyarakat khususnya petani Kopi yang berefek pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sosialisasi dan edukasi tentang Kopi ini hanyalah satu dari banyak rangkaian acara ‘Sewindu Kopi Sinjai’. Pada Sabtu pagi, acara diawali dengan Hulu Trip atau menyusuri kebun kopi di dataran tinggi Sinjai Barat. Kemudian ada aksi galang dana untuk korban gempa NTT yang diisi pertunjukan musik oleh musisi kelahiran Makassar, Rizcky de Keizer dan drama sebabak ‘Meretas Asa’ oleh dua siswa SMPN 7 Sinjai.

Rangkaian acara ‘Sewindu Kopi Sinjai’ berakhir pada Minggu, 6 September 2026. (ZAR)