Laperma dan Aktivis Lingkungan Tanam 5000 Mangrove di Pesisir Panaikang

Laperma dan aktivis lingkungan dari berbagai komunitas menanam 5000 Mangrove di Pesisir Pantai Panaikang, Sinjai Timur (FOTO: ZAR/sinjaiinfo)

Sinjai.Info, Sinjai Timur,– Hari Bumi diperingati setiap tanggal 22 April. Tahun 2026 ini bertepatan dengan hari Rabu. Namun sejumlah komunitas mulai bergerak menyambut momen tahunan tersebut dengan serangkaian aksi pelestarian lingkungan. Seperti yang diinisiasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat MADANI atau Laperma, Minggu (19/4/2026) pagi.

Laperma didukung oleh Kementerian Kehutanan, BPDLH, dan Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 menanam 5000 batang Mangrove di pesisir Pantai Mallenreng, Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai.

Gerakan menanam pohon Mangrove ini diikuti oleh komunitas lainnya seperti AKAR Peduli Indonesia, perangkat desa, pemuda panaikang, kelompok tani, HMI, serta Pramuka Peduli.

Menurut Koordinator Aksi Penanaman Mangrove, Musaddaq, kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Bumi. Namun yang paling penting ungkapnya, kegiatan ini adalah bagian dari rehabilitasi kawasan terdegradasi akibat abrasi dan aktivitas manusia, sekaligus mengurangi dampak abrasi.

“Juga untuk melindungi garis pantai, serta menjaga stabilitas ekosistem pesisir. Program ini mendukung pencapaian FOLU Net Sink 2030 melalui peningkatan serapan karbon, penyediaan habitat alami bagi ikan, kepiting, udang, dan burung pesisir, serta menumbuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat,” jelas Musaddaq.

Ia berharap upaya ini menumbuhkan rasa memiliki, memberi manfaat sosial-ekonomi melalui ekowisata dan hasil hutan bukan kayu, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menjamin keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang. (ZAR)