Sinjai.Info, Makassar,– Delegasi Kabupaten Sinjai berhasil memborong empat gelar juara pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Tahun 2026 yang berlangsung di Makassar, Sabtu (31/10/2026).
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan Kabupaten Sinjai, sekaligus menunjukkan kemampuan dan kreativitas peserta didik dalam menggunakan serta melestarikan bahasa daerah melalui berbagai cabang perlombaan.
Berdasarkan hasil penilaian, empat prestasi yang berhasil diraih delegasi Kabupaten Sinjai masing-masing adalah Juara I Mendongeng Bahasa Konjo Putri tingkat SMP yang diraih A. Citra Damayanti dan Juara II Menulis Cerpen Bahasa Konjo Putri tingkat SMP yang diraih Ainur Fakhira. Keduanya merupakan peserta didik UPTD SMP Negeri 16 Sinjai.
Selanjutnya, Juara III Pidato Bahasa Bugis Putra tingkat SMP diraih Syeh Zahran Ar Zalif dari UPTD SMP Negeri 7 Sinjai, serta Juara III Menulis Cerpen Putri tingkat SD diraih Inne Khusnun Fauzia dari SD Negeri 41 Bikeru, Kabupaten Sinjai.
Keikutsertaan delegasi Kabupaten Sinjai dalam ajang tersebut turut didampingi jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, di antaranya Kepala Bidang Pembinaan SMP, Rustan, S.Pd., M.Pd., Rahmah, S.Sos., M.M., dan Hamsinah, S.Pd., M.M Kepala Seksi Peserta Didik SD.
Selain jajaran Dinas Pendidikan, delegasi Sinjai juga didampingi para kepala sekolah dan guru pembimbing dari satuan pendidikan masing-masing, termasuk Kepala UPTD SMP Negeri 7 Sinjai, H. Nahiruddin, S.Pd., M.M., dan Kepala UPTD SMP Negeri 16 Sinjai, Kartini, S.Pd., M.M.
Kadisdik Sinjai, Irwan Suaib, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan para peserta didik yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sinjai pada ajang tingkat provinsi tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga dan mengapresiasi prestasi yang diraih anak-anak kita pada Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat provinsi. Empat gelar juara ini merupakan hasil kerja keras peserta didik, dukungan para guru pembimbing, kepala sekolah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembinaan,” ungkapnya.
Menurut Irwan, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi ukuran kemampuan peserta didik dalam berkompetisi, tetapi juga mencerminkan tumbuhnya kesadaran generasi muda untuk mencintai dan menjaga bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya.
“Prestasi ini memiliki makna yang sangat penting karena anak-anak kita tidak hanya belajar untuk menjadi juara, tetapi juga ikut menjaga warisan budaya daerah. Bahasa ibu adalah identitas yang harus terus kita lestarikan dan wariskan kepada generasi berikutnya,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai terus mendorong satuan pendidikan untuk memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan bakat, kreativitas, serta kemampuan berbahasa daerah melalui kegiatan pembelajaran maupun pembinaan ekstrakurikuler.
Keberhasilan delegasi Sinjai pada ajang FTBI tingkat provinsi ini tidak terlepas dari proses seleksi berjenjang yang sebelumnya dilaksanakan mulai dari tingkat kecamatan pada 12–13 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan seleksi tingkat kabupaten pada 15–16 Oktober 2026.
Para peserta yang berhasil meraih juara pertama pada masing-masing kategori di tingkat kabupaten selanjutnya dipercaya mewakili Kabupaten Sinjai untuk berkompetisi dengan peserta terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan bagian dari upaya revitalisasi bahasa daerah yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (Adv)