Pelaksana Proyek Sekolah Rakyat Lakukan Pembiaran, Jalan Tanassang Dipenuhi Kerikil dan Lumpur

Tampak kerikil dan lumpur di jalan poros Tanassang akibat aktivitas pembangunan proyek Sekolah Rakyat (FOTO: Rezky/sinjaiinfo)

Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Aktivitas proyek Sekolah Rakyat di Tanassang Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, mengundang reaksi protes pengguna jalan. Padatnya lalu lintas pengangkutan material proyek membuat jalanan menjadi licin dan penuh lumpur.

Pantauan Sinjai Info di areal proyek, Sabtu ((11/4/2026) Pkl.06.00 WITA, tampak kerikil berserakan dan jalan aspal dipenuhi lumpur di sekitar Islamic Center hingga kantor Dinas PMD Sinjai.

Kondisi ini diperparah saat hujan turun, tanah tersebut berubah menjadi lumpur licin yang makin menambah risiko bagi pengendara, khususnya roda dua sehingga pengendara harus melintas dengan ekstra hati-hati

“Kalau kering berdebu dan berkerikil, tapi kalau hujan jadi sangat licin. Sudah beberapa kali hampir jatuh,” ungkap salah satu pengendara bermotor yang melintas.

Kondisi ini membuat jalan di sekitar lokasi proyek menjadi rawan kecelakaan. Warga pun berharap pihak pelaksana proyek dapat bertanggung jawab dengan membersihkan jalan secara rutin, dan memastikan kendaraan proyek tidak menjatuhkan material sembarangan.

Sekolah Rakyat adalah implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya untuk memberikan hak dasar pendidikan bagi anak-anak rentan. Di Sinjai, lokasi proyek pembangunan sekolah rakyat menggunakan lahan milik Pemkab Sinjai di depan kantor Bupati.

(Rezky Amalia)