Polres Sinjai Edukasi Pelajar tentang AI dan Ancaman Siber, Dorong Bijak Bermedia Sosial

Ipda Sapri dari Polres Sinjai saat mengedukasi siswa SMAN 1 Sinjai tentang AI dan dunia siber secara umum. (FOTO: Izza/mg)

Sinjai.Info, Sinjai Utara,— Sejumlah siswa di SMAN 1 Sinjai mengikuti kegiatan pemahaman mengenai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), serta edukasi ancaman siber yang digelar Polres Sinjai bekerja sama dengan pihak sekolah. Kegiatan tersebut menghadirkan Kaurbinops Satreskrim Polres Sinjai, IPDA Sapri, sebagai pemateri.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar yang aktif menggunakan media sosial agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan tidak menyalahgunakannya. Edukasi tersebut dinilai penting untuk membekali pelajar dalam menghadapi perkembangan teknologi digital sekaligus mencegah berbagai dampak negatif di media sosial.

Sapri menjelaskan, kegiatan mereka menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai cara menangkal berbagai ancaman siber. Selain itu, siswa diberikan modul pembelajaran terkait penggunaan aplikasi kecerdasan buatan (AI) secara tepat dan bertanggung jawab.

“Materi lainnya mencakup pencegahan penyalahgunaan media sosial, termasuk menghindari judi online serta penggunaan permainan game secara berlebihan yang dapat berdampak buruk terhadap aktivitas dan perkembangan pelajar,” jelasnya.

Dari pihak Polda, beber Sapri, target keseluruhan kegiatan tersebut sebanyak 200 siswa. Pelaksanaan dilakukan secara rutin sekali dalam sepekan dengan menyasar satu sekolah setiap pelaksanaan.

Kepala SMA Negeri 1 Sinjai, Muh. Suardi menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi mengenai keamanan siber sangat dibutuhkan oleh pelajar, mengingat masih terdapat siswa yang belum sepenuhnya bijak dalam menggunakan media sosial.

Ia menilai kegiatan tersebut semakin relevan karena dikaitkan dengan aturan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pemahaman mengenai aturan tersebut diharapkan dapat membuat siswa lebih berhati-hati dalam menggunakan media digital.

Suardi berharap para pelajar dapat menggunakan berbagai aplikasi, mesin, serta teknologi AI secara bijak dan bertanggung jawab. Edukasi ini juga diharapkan mendorong siswa untuk memahami serta mematuhi aturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. (ZAR)

Tim Liputan: Izza, Nurain, Zaenal, Alif
(Mahasiswa PPL UIAD Sinjai)