Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Pohon Trembesi di Jalan Sawerigading, samping Stadion Andi Bintang Kecamatan Sinjai Utara, batangnya sudah dikuliti dengan sengaja oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Tujuannya untuk mematikan pohon secara perlahan.
Hanya saja cara-cara yang tidak ramah lingkungan ini merusak struktur pohon, dan juga membahayakan pengguna jalan. Pohon atau bahkan cabangnya bisa tumbang atau patah jika terkena angin kencang. Dan inilah yang terjadi pada Rabu (21/1/2026) pagi, di mana seorang siswa SDN 103 Bontompare bersama ayahnya menjadi korban dari aktivitas pengrusakan batang pohon tersebut.
Siswa Kelas 2B bernama Imam Hidayatullah Samri (9 tahun), bersama ayahnya, Syamsul Alam (48 tahun) tertimpa cabang pohon yang patah saat angin kencang terjadi pada Rabu, pagi tadi.
Menurut Muhammad Ramli, Guru SDN 103 Bontompare, saat kejadian Syamsul Alam mengendarai sepeda motor. Ia membonceng dua anaknya ke sekolah. Saat di samping stadion cabang pohon berukuran besar patah dan menimpa motor milik Syamsul Alam.
“Siswa saya, Imam, luka di bagian kepala dan alhamdulillah sudah menjalani perawatan. Sementara ayahnya mengalami luka di bagian tangan dan sempat sesak nafas saat di lokasi kejadian,” jelasnya saat dihubungi Sinjai Info melalui sambungan telepon.

Lanjut Ramli, Imam terkena cabang pohon karena duduk di bagian depan. Sementara kakaknya yang kelas 6 selamat karena duduk di belakang saat dibonceng ayahnya ke sekolah. “Bagian depan motornya bapaknya Imam yang hancur terkena cabang pohon,” tambahnya.
Sementara itu Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai, Dr. Pagga Kantoro, turut prihatin atas peristiwa yang menimpa siswa SDN 103 dan orang tuanya.
“Saya masih di pengantin. Segera saya koordinasi pak kadis terkait peristiwa ini. Tentu kami juga menyesalkan adanya aktivitas pengrusakan batang pohon yang berpotensi menyebabkan pohon cepat mati dan rapuh karena yang akan jadi korban adalah pengguna jalan,” ucap Pagga Kantoro.
Peristiwa ini juga mendapatkan atensi dari BPBD Sinjai. Beberapa personel BPBD Sinjai, pascakejadian telah menyingkirkan cabang pohon yang patah dan menutupi badan jalan. (ZAR)