Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI)
merupakan sebuah inisiatif penting untuk mengukur tingkat kompetensi dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital
dalam kehidupan sehari-hari. Melalui IMDI, kita dapat memetakan kekuatan dan kelemahan masyarakat dalam beradaptasi dengan era digital yang semakin pesat.
Pernyataan ini dijelaskan Kepala Bidang APTIKA Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Sinjai, Muhammad Takdir, menanggapi tren peningkatan skor IMDI Kabupaten Sinjai berdasarkan nilai atau skor yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Komdigi RI. Skor IMDI yang diperoleh Pemkab Sinjai tahun 2025 adalah 53.53, dan tertinggi di Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah skor IMDI Sinjai tertinggi di Sulsel. Ini tidak lepas dari motivasi dan arahan yang diberikan oleh ibu Bupati, pak Wakil Bupati, pak Sekda, dan pimpinan kami, pak kadis Kominfo. Tentu yang penting pula adalah dukungan para pimpinan OPD serta masyarakat digital di Kabupaten Sinjai,” ucap Muhammad Takdir, Rabu (15/4/2026).
Dengan IMDI ungkap mantan Pembina Relawan TIK Sulsel ini, pemerintah memiliki alat ukur yang kuat untuk mendorong transformasi digital yang
inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.
“Ke depan, kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memastikan bahwa transformasi digital di Kabupaten Sinjai tidak hanya meningkatkan daya saing daerah, tetapi juga mempersempit kesenjangan antarwilayah, dan memperkuat fondasi untuk terwujudnya masyarakat digital yang maju dan berkeadilan,” terangnya.
Berikut adalah tren peningkatan skor IMDI Kabupaten Sinjai tahun 2022-2025:
– 39.93 ( tahun 2022)
– 42.20 (tahun 2023)
– 44.67 (tahun 2024)
– 53.53 (tahun 2025)
Persentase peningkatan:
2022 – 2023: Peningkatan 5.68%
2023 – 2024: Peningkatan 5.85%
2024 – 2025: Peningkatan 19.83%
Keberhasilan Pemkab Sinjai ini didasarkan pada penilaian terhadap empat pilar utama yang menjadi parameter IMDI, di mana pilar keterampilan digital mencatatkan skor tertinggi sebesar 61,47, disusul pilar infrastruktur dan ekosistem sebesar 59,98 yang menunjukkan keberhasilan Dinas Kominfo dalam memeratakan akses internet.
Selain itu, pilar pekerjaan meraih skor 53,13 yang mencerminkan serapan teknologi di dunia kerja, serta pilar pemberdayaan dengan skor 41,37 yang terus diakselerasi guna mendorong pelaku UMKM dan sektor kreatif untuk Go Digital.
(Zainal Abidin)