Dua Nelayan Jeneponto Dilaporkan Hilang di Perairan Sinjai, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Inilah perahu yang digunakan nelayan dari Jeneponto saat hilang kontak di perairan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai. (FOTO: BPBD)

Sinjai.Info, Sinjai Utara,— Dua nelayan dilaporkan hilang saat melaut di perairan Teluk Bone, tepatnya di sekitar Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Minggu (11/1/2027). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 Wita.

Kedua nelayan yang hilang masing-masing bernama Lili dan Rezky. Keduanya berjenis kelamin laki-laki dan merupakan warga Kabupaten Jeneponto, namun berdomisili di Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.

Menurut keterangan pelapor, Ullah (45 tahun), yang merupakan keluarga korban, Lili dan Rezky berangkat melaut sekitar pukul 15.00 Wita. Keduanya melakukan aktivitas memancing sekaligus memasang jaring di sekitar perairan Pulau Sembilan dengan menggunakan perahu nelayan.

Sekitar pukul 17.30 Wita, kondisi cuaca memburuk disertai angin kencang. Kedua korban sempat berniat berlabuh di pulau terdekat, namun tali jangkar perahu mereka putus. Dalam situasi tersebut, Lili dan Rezky memutuskan untuk kembali ke Desa Angkue. Namun, di tengah perjalanan pulang, mesin perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan dan mati total, sehingga keduanya kehilangan kontak.

Pihak keluarga korban telah berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir perahu diketahui berada, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk melakukan pencarian. Tim gabungan yang dilibatkan antara lain Basarnas Kabupaten Bone, Satuan Polisi Air dan Udara (Polair) Polres Sinjai, Syahbandar Sinjai, serta Polsek Pulau Sembilan.

“Hingga saat ini, Senin 12 Januari 2026 pagi, kedua nelayan masih belum ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan dengan harapan kedua korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” terang A. Octav Amier dari BPBD Sinjai. (ZAR)