Dompet Dhuafa dan Madaya Sinjai Kembali Menghidupkan Harapan di Tahun 2026

Program sosial Dompet Dhuafa dan Madaya Sinjai kembali berlanjut di tahun 2026. Salah satunya penyaluran bantuan untuk anak sekolah. (FOTO: Ramly)

Sinjai.Info, Sinjai Barat,— Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM) bersama Madaya Sinjai secara resmi melaunching Program Sosial Madaya Sinjai sebagai bagian dari pengembangan Kawasan Madaya Sinjai. Program ini berfokus pada penguatan layanan sosial, perlindungan kelompok rentan, serta penguatan ekonomi keluarga di Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat.

Launching pilar sosial tersebut dihadiri Camat Sinjai Barat A. Nasrun, Danramil Sinjai Barat, Kepala Desa Arabika Harianto, serta Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Pandu Heru Satrio. Kehadiran unsur pemerintah, aparat kewilayahan, dan lembaga filantropi menegaskan kuatnya kolaborasi antara Dompet Dhuafa, pemuda lokal, pemerintah setempat, dan masyarakat dalam membangun kawasan secara berkelanjutan.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Pandu Heru Satrio, dalam sambutannya menegaskan bahwa Kawasan Madaya Sinjai memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat Dompet Dhuafa di Sulawesi Selatan.

“Sinjai, melalui Kawasan Madaya, menjadi percontohan pengelolaan zakat berbasis kawasan di Sulawesi Selatan. Kepercayaan ini kami jaga dengan tata kelola yang profesional, terintegrasi, dan kolaboratif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kawasan Madaya Sinjai dikembangkan melalui lima pilar utama yang saling terintegrasi, yakni pilar sosial, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan dakwah. Kelima pilar tersebut dirancang sebagai satu kesatuan pengelolaan kawasan berbasis pemberdayaan untuk mendorong kemandirian masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, serta memastikan keberlanjutan manfaat zakat dalam jangka panjang.

Pada pilar sosial, Dompet Dhuafa melalui LPM menyalurkan berbagai bantuan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Di antaranya penyaluran 50 paket perlengkapan sekolah kepada siswa sekolah dasar dari kalangan yatim dan dhuafa yang berasal dari SD 97 Arango, SD 237 Lapparana, SD 70 Kasuarang, serta sejumlah siswa dari sekolah lain di luar Desa Arabika.

Selain itu, bantuan paket sembako lansia juga diserahkan secara simbolik dan akan didistribusikan kepada puluhan penerima manfaat di Desa Arabika sebagai bagian dari program perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Penguatan ekonomi keluarga turut menjadi perhatian dalam pilar sosial melalui penyaluran 10 paket dana bergulir kepada pelaku usaha kecil, khususnya ibu-ibu penggiat kopi di kawasan Ambi, Bihulo, dan sekitarnya. Program ini diharapkan dapat menopang usaha skala rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Pada aspek sosial-keagamaan, Dompet Dhuafa melalui LPM juga menyalurkan lima unit keranda jenazah untuk lima masjid se-Desa Arabika, yang dilengkapi dengan dukungan kegiatan pemulasaraan jenazah bagi masyarakat setempat.

Ceremony launching yang mengusung tema “Bertumbuh Bersama, Menghidupkan Harapan” tersebut menjadi penanda dimulainya implementasi pilar sosial dalam pengembangan Kawasan Madaya Sinjai.

Kepala Desa Arabika, Harianto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi Dompet Dhuafa dan Madaya Sinjai yang dinilai mampu menggerakkan pemuda desa untuk terlibat aktif dalam pembangunan sosial.

Sementara itu, Camat Sinjai Barat A. Nasrun juga mengapresiasi kontribusi Dompet Dhuafa yang dinilai memberikan dampak signifikan terhadap penguatan berbagai pilar pembangunan di wilayah Sinjai Barat.

Penanggung Jawab Madaya Sinjai, Ramly Usman, menegaskan bahwa Program Sosial Madaya merupakan bagian dari desain besar pengembangan kawasan.

“Program sosial ini adalah satu dari lima pilar pengembangan Kawasan Madaya Sinjai. Seluruh pilar dirancang saling terhubung agar pengelolaan kawasan berjalan secara utuh dan berkelanjutan. Terima kasih kepada LPM Dompet Dhuafa atas dukungan pada aspek sosial,” tuturnya.

Melalui peran LPM sebagai lembaga sosial Dompet Dhuafa, pilar sosial Kawasan Madaya Sinjai diharapkan mampu memperkuat fondasi kebermanfaatan zakat sekaligus melengkapi pilar-pilar lainnya dalam mewujudkan kawasan pemberdayaan yang profesional dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Zainal Abidin)