Masjid Agung Sinjai Segera Direhabilitasi, Desain Bergaya Ottoman Utsmaniyah Turki

Arsitek yang merancang desain Masjid Agung Nujumul Ittihad Sinjai, Ir.Gunawan, memperlihatkan desain masjid kepada Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman, Ketua pengurus masjid Dr. Syukri, dan panitia lainnya. (FOTO: ZAR)

Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Masjid Agung Nujumul Ittihad Sinjai akan direhabilitasi oleh pengelola. Desain yang sudah dibuat ini bergaya Ottoman Utsmaniyah Turki. Gambarnya didesain oleh Ir.Gunawan, seorang arsitek yang terlibat atas fasilitasi pengusaha sukses, Haji Badris.

Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, mendukung penuh rencana rehabilitasi masjid yang berada di pusat kota Sinjai ini. Bahkan Bupati, kepada panitia masjid, menyatakan kesiapannya untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid.

“Insya Allah ibu Bupati menyatakan siap hadir melakukan peletakan batu pertama pada hari Jumat, 27 Februari 2026, pagi. Beliau sampaikan kesiapan ini tadi usai Salat Subuh di masjid agung,” terang Dr. Syukri Bur, Ketua pengelola Masjid Agung Nujumul Ittihad Sinjai, Minggu (22/2/2026) siang.

Arsitek dan semua panitia pembangunan Masjid Agung Nujumul Ittihad Sinjai saat foto bersama di lokasi pengembangan Masjid Agung. (FOTO: ZAR)

Dukungan untuk rehabilitasi juga datang dari Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman. Bahkan Andi Jusman hadir saat rapat persiapan peletakan batu pertama di masjid agung, usai Salat Duhur. Juga terlibat saat peninjauan lokasi peletakan batu pertama di lahan milik Yayasan Nujumul Ittihad, persis di depan masjid.

“Masjid agung ini ikon kota Sinjai. Pembangunannya harus kita dukung bersama,” ucap Andi Jusman.

Gambaran Awal Desain

Saat rapat persiapan acara peletakan batu pertama, desainer masjid, Gunawan, menyerahkan buku desain masjid kepada perwakilan yayasan, Andi Amran. Penyerahan ini disaksikan semua panitia pembangunan masjid agung.

Inilah gambar arsitektur Masjid Agung Nujumul Ittihad Sinjai yang dirancang oleh Ir.Gunawan. (FOTO: Panpel)

Dari gambar yang ada, arsitektur bergaya Ottoman Utsmaniyah Turki mendominasi semua bagian masjid. Ada kubah sentral besar yang dikelilingi kubah-kubah kecil. Kemudian ada 4 menara pensil tinggi ramping, serta interior yang cukup luas dengan ubin khas ottoman.

“Masjid ini juga akan berfungsi sebagai pusat ekonomi dan pendidikan. Makanya ada space untuk UMKM dan aula pertemuan,” jelas Ir.Gunawan.

Dari berbagai referensi, inilah ciri-ciri utama masjid bergaya Ottoman Utsmaniyah Turki:

Kubah Sentral: Kubah utama berukuran sangat besar yang menjadi pusat perhatian, didukung oleh kubah setengah lingkaran atau kubah-kubah kecil.

Menara Ramping: Menara tinggi seperti pensil, biasanya berjumlah dua, empat, atau enam di sudut-sudut masjid.

Ruang Dalam (Interior): Interior yang lapang dan terang, sering dihiasi kaligrafi Arab, ubin Iznik, dan lampu gantung besar.

Halaman (Courtyard): Memiliki halaman luas yang dikelilingi serambi dengan kubah-kubah kecil.

(ZAR)