Sinjai.Info, Sinjai Timur,– Peringatan dini akan bahaya cuaca ekstrem masih terus digaungkan Pemkab Sinjai. Pasalnya hujan disertai angin kencang masih saja terjadi, dan menyebabkan terjadinya pohon tumbang serta kerusakan pada rumah warga.
Seperti musibah yang terjadi pada Minggu, 8 Februari 2026, Pukul 13:00 Wita di jalan poros Sinjai-Bulukumba, tepatnya di Desa Salohe, Kecamatan Sinjai Timur
Hujan disertai angin kencang mengakibatkan dua Pohon Trembesi tumbang dan menutup badan jalan provinsi penghubung Kabupaten Sinjai dan Bulukumba, sehingga kondisi ini sempat menyebabkan kemacetan.
Beruntung saat kejadian tidak ada kendaraan bermotor yang melintas di lokasi yang tak jauh dari Pondok Pesantren Darul Ihsan Salohe tersebut.
Saat berita ini ditayangkan, personel BPBD Sinjai dibantu aparat kepolisian, TNI, dan warga telah mengevakuasi pohon tersebut dari badan jalan, serta melakukan pemangkasan pohon yang ada di lokasi tersebut.
Sementara itu di waktu yang sama, angin kencang juga menyebabkan rusaknya rumah warga di lingkungan Pangasa Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur. Sebagian atap rumah milik Riswan terbang dihantam angin.
Peristiwa yang sama juga menimpa rumah milik Sarah, warga Dusun Bontomanai, Desa Polewali, Kecamatan Sinjai Selatan. Semua data kerusakan akibat peristiwa ini dilaporkan oleh BPBD Sinjai. (ZAR)