Bupati Ratnawati Hadiri Hari Santri Nasional dan Mukhayyam Pesantren se-Kabupaten Sinjai

Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Ibadurrahman Sinjai. (FOTO: Alif)

Sinjai.Info, Sinjai Utara,–Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kabupaten Sinjai tahun 2026 dipusatkan di Yayasan Markaz Pondok Pesantren Ibadurrahman Sinjai. Kegiatan dirangkaikan dengan Mukhayyam atau perkemahan pesantren se-Kabupaten Sinjai yang berlangsung selama empat hari, 19 hingga 22 Oktober 2026.

Hari Santri tahun ini mengusung tema nasional “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi dan penguatan peran santri se-Kabupaten Sinjai.

Upacara pembukaan dihadiri langsung Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, didampingi unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai H. Faried Wajedi, serta pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Sinjai.

Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati menegaskan peran strategis santri dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Santri tidak boleh merasa kecil. Santri harus mampu menjadi solusi dan berperan aktif di berbagai bidang, baik politik, sosial, ekonomi, maupun budaya. Santri juga harus menjaga kesatuan, agama, bangsa, dan negara,” ujar Ratnawati.

Menurutnya, santri saat ini harus memahami tiga fungsi utama pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap momentum Hari Santri dan Mukhayyam ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah untuk membentuk karakter santri yang mandiri, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Sementara itu, kegiatan Mukhayyam Pesantren se-Kabupaten Sinjai diisi dengan berbagai lomba keagamaan, kemah bakti, dan penguatan wawasan kebangsaan antar santri.

Pihak Yayasan Markaz Pondok Pesantren Ibadurrahman selaku tuan rumah menyatakan siap menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan hingga penutupan pada 22 Oktober 2026, hari ini.

Tim Liputan:
Alif, Zaenal (mahasiswa PPL UIAD Sinjai)