hari jadi hari jadi
Ragam

Ini Penjelasan Disnak Keswan Soal Susu UHT Mengandung Bakteri


  Sabtu, 25 Agustus 2018 5:31 am

Sinjai.Info, Sinjai Utara,– Susu UHT Full Cream ULTRA MILK 250 ml di Toko Indomaret, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sinjai Utara diduga mengandung Bakteri Streptococcus sp yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Kandungan Bakteri ini diketahui setelah Balai Besar Veteriner (BBVet) Kabupaten Maros menguji sampel Susu UHT di Laboratorium, dan menyimpulkan Susu UHT tersebut mengandung Bakteri. Pengujian Laboratorium dilakukan BBVet pada 2 Agustus 2018.

Temuan oleh BBVet ini dibenarkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan (disnak keswan) Sinjai, Aminuddin Zainuddin. Kepada Sinjai melalui sambungan telepon, Sabtu (25/08/2018) siang, Aminuddin membenarkan bahwa BBVet telah melakukan uji laboratorium terhadap sampel Susu UHT Full Cream dan menemukan adanya kandungan bakteri.

“Kami sudah terima hasil Laboratorium BBVet, dan susu yang dimaksud mengandung Bakteri yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Atas dasar itu kami telah bersurat ke Indomaret tertanggal 23 Agustus 2018 yang salah satu isinya agar Indomaret mengevaluasi tempat penyimpanan hasil olahan susu yang dipasarkan,” jelas Aminuddin.

Lanjut Kepala Disnak Keswan, Susu UHT yang dijual Indomaret sebenarnya masuk kategori Susu Steril yang dijamin tidak mengandung Bakteri. Sehingga ungkapnya, jika hasil uji Lab ditemukan ada kandungan Bakteri maka besar kemungkinan Susu tersebut tercemar Bakteri saat berada di Gudang Produsen Susu atau bahkan di Gudang milik Indomaret.

“Makanya di surat kami tekankan agar pihak Indomaret mengkomunikasikan hal tersebut dengan pihak perusahaan. Juga mengevaluasi tempat penyimpanan olahan Susu yang dipasarkan,” terangnya. Aminuddin menambahkan bahwa pihaknya memang rutin mengambil sampel makanan dan minuman yang ada kaitannya dengan produk peternakan seperti Susu UHT untuk diteliti demi keamanan konsumen. Namun ia berharap produk lain yang bukan produk peternakan juga rutin dilakukan uji laboratorium oleh instansi terkait. (ZAR)

Berita Populer

To Top